Cheyqua in S/S 2009, Trends — October 13th, 2008
Nampaknya para designer dunia sedang ingin bernostalgia ke jaman 80-an sekaligus 90-an, karena untuk spring/summer 2009 ini gempita shoulder pads akan muncul kembali dalam rotasi trend fashion. Sebagian dari Anda mungkin akan berteriak tidak percaya mengingat shoulder pads merupakan salah satu ’dosa besar’ trend fashion di jaman 80-an dan 90-an. Meskipun sebenarnya tanpa Anda sadari, toh blazer Anda mungkin masih ‘mengandung’ shoulder pads di dalamnya. Shoulder pads pada blazer masih bisa dimaklumi karena ia memiliki nilai guna untuk tercantum di sana. Namun shoulder pads untuk kemeja atau blouse? It’s so 90’s, don’t you think?!
Well, the 90’s is IN now, so what? Marc Jacobs sebagai salah satu designer papan atas yang hobi bernostalgia dengan trend fashion dalam rancangan-rancangannya, mencoba membuktikan bahwa shoulder pads masih memiliki nilai estetika dalam berbusana baik untuk labelnya sendiri maupun untuk Louis Vuitton.
(left pic: Louis Vuitton S/S 09, courtesy of style.com)
Cheyqua in Runway Report, S/S 2009 — October 7th, 2008
Setelah Prada memprakarsai ide gradasi untuk koleksi tas maupun sepatu pada koleksi tahun lalu, untuk spring/summer 2009 ini giliran Burberry yang bereksperimen dengan gradasi warna. Sedikit berbeda dengan Prada, gradasi warna yang ditampilkan Burberry cenderung lebih kontras. Jadi jangan kaget apabila mendapati trench coat warna khaki khas Burberry namun berhiaskan gradasi warna coklat muda. Pada beberapa koleksinya, efek gradasi yang ditampilkan oleh Burberry ini memang sekilas terlihat seperti baru saja terendam banjir atau bahkan tercelup lumpur. Sensasi tersebut pun semakin diperkuat dengan tampilan para model di runway spring/summer 2009 Burberry yang mengenakan topi ala pemulung yang biasa kita temukan di pinggir-pinggir jalan ibukota menjelang hari lebaran. Tapi ingat, pemulung mana yang bisa tampil stylish dengan balutan Burberry?