Forgot your password?

Submit Article

dwp02.jpgdwp011.jpg

Sudah nonton “The Devil Wears Prada”? Kisah seorang Andrea Andy Sachs yang bermimpi menjadi jurnalis handal, yang kemudian mengantarkannya menjadi asisten seorang Miranda Priestly, Editor in Chief di Majalah Runway.

Disitu diceritakan bagaimana awalnya Andy yang idealis, tidak mau terbawa arus dengan menjadi seorang fashion follower. Ia meyakinkan diri bahwa kemampuan seseorang tidak dilihat dari stylenya tapi dari kemampuannya, dan Andy sangat yakin dengan kemampuannya.

Dan apa hasilnya? Ia hanya bertugas menyiapkan kopi untuk Miranda setiap pagi, asisten kedua yang hanya menjadi suruhan asisten pertama, menjadi bulan-bulanan orang sekantor yang mengejek penampilan jeleknya yang sangat tidak up to date (tentu saja sangat ganjil melihat seorang yang berpenampilan buruk bisa bekerja di bidang fashion). Andy pun susah untuk menunjukkan kemampuannya yang sesungguhnya.

Begitu Andy dimakeover, diapun langsung terlihat cantik dan keren, orang di kantornya tidak ada yang memandangnya dengan sebelah mata lagi. Teman kerja yang tadinya cuek mulai menyapa Andy, kerjaan dia ditambah tanggung jawabnya dan urusan pekerjaan pun sepertinya lebih mudah dikerjakan karena orang lain akan senang hati membantunya. Dan yang paling penting, jalan karir jadi terbentang luas didepan, terbukti dari Miranda yang mengajak Andy untuk menghadiri Fashion Show di Paris. Andy yang semula tidak mendapat perhatian, hingga akhirnya, penampilan barunya yang mengiringi kepintarannya menuntunnya menemukan jalan kariernya.

Jadi salah satu arti yang bisa ditangkap dari film ini adalah seseorang itu, apapun pekerjaannya (apalagi menjadi seorang asisten editor majalah fashion), harus berpenampilan menarik. Tidak harus selalu mengikuti trend mode yang kadang kala tidak sesuai dengan diri kita, tapi minimal memperhatikan penampilan agar selalu terlihat cantik, segar dan percaya diri. Dengan berpenampilan bagus artinya kita menghargai diri sendiri and take things seriously, jadi kita lebih terlihat dan dipercaya dibanding mereka yang tampil awut-awutan. Tapi tentu saja, ini juga harus didukung dengan performance kerja yang nggak kalah oke nya dengan penampilan kita.

So remember, be fashionable at work…:)

Tambahan dikit dari Hanzky

  • Do dress for the job you want, not the job you have. So take it up a notch ladies..;)
  • Do dress professionally. If you can wear it to the beach then it’s not appropriate for office. Trust me, you will behave more appropriately when you dress up than when you dress down. You will hold yourself up with more confidence and poise.
  • Do wear heels, even if it’s only kitten heels, unless you need to run around all day. Heels help you with having a good posture.
  • Do take it easy on accessories. Leave dangling earrings and noisy bangles at home.
  • Don’t show too much skin, save those clothes for the night out, and don’t show any undergarments.

Any more ideas?


17 Comments to “Dress For Success”

  1. lindy wirasati says:

    And off course do make up ladies:P

  2. Amelia says:

    wah masalahnya aky ga bisa pake heels.. sakit…
    jadi tiap pake baju kerja tetep pake flat shoes… :(

  3. Hanzky says:

    Lindy: How could I missed that one..:D

    Amelia: Iya susah sih kalo memang nggak biasa yah, daripada nanti jadi nggak nyaman. Flat banyak juga kok yang modelnya dressy, apalagi yang model pointy gitu, trus patent leather (yang shiny) lumayan ngebantu supaya keliatan lebih polished. Tapi kalo flatnya yang model ballerina shoes gitu sih memang terlalu casual ya…:)

  4. lindy wirasati says:

    Suhu Hanzky
    Masa siy situ lupa make up nya?
    Secara khatam jadi bencong, gak kayak gue yg masih amatiran…

    tambahan nya: pakai tas yg warnanya gak jauh2 amat dari tone warna baju

  5. ariyati says:

    setujuu..semakin cantik dan rapi penampilan kita saat kerja semakin kita dihargai n dipercaya..hehe..pengalaman gw banget!!thanks

  6. cheyqua says:

    “…leave noisy bangles at home”

    I CAN’T LEAVE EM AT HOME!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    it’s a part of my signature style hoho.. bagusss tempat kerja saya bebas hohahoahoha..

  7. Shibuya_gal says:

    Do make up ok tapi yg wajar2 aja. ntar make up penganten dipake buat ngantor lagi..ha..ha..ha

  8. Ragil says:

    setuju!!! sama semuanya..
    jangan lupa parfum, tapi jangan yang menyengat.. ada orang2 yg alergi lohh..

  9. Celia says:

    setuju!
    tapi menurut gue, dress professionally bukan berarti harus pake power suit. tergantung nature of work-nya juga. kalo kerja di bidang creative kan biasanya pada nyantai2. menurut gue yg penting rapi dan appropriate di lingkungan kerjanya. kalo overdressed sendiri kan gak lucu jg :P

  10. Darling says:

    iya bener kata celia, tergantung work environmentnya juga & dress code policy. kalo kerja di lab ngapain juga pake heels & full make up. :)

  11. kathy says:

    yang penting pake baju yang confort buat diri kita, karena kalo pakai baju terlalu modis tp kita gak comfort yang ada jadi gak Pe De. gitchu loh

  12. Deszell says:

    Ahhh I love this article! You know why han :p

  13. ngelzz says:

    tadi ada tmen gue mo wawancara, tp dia ga pake hiheels.. tp gue tanya kenapa ga pake, katanya daripada dia jatoh ? mending dia teplek2an aja..

    ahh.. tp gue tetep aja gatel, knapa dia ga pake heels aja coba. huehee.. :D

  14. bea says:

    gw kerja di pabrik. otomatis baju menyesuaikan dengan job desc gw sang insinyur pabrik yang kudu bergaul sama operators dan kerjaannya manjat2. susyahlah klo mo cantik2 pake sepatu berheels, hehe….

  15. Hanzky says:

    Setuju, memang biar gimana juga harus disesuaikan lah sama pekerjaannya..kalo yang dijelasin di artikel ini lebih ke kerjaan kantoran ya. Kalo di media/creative fields lainnya pasti lebih nyantai dress code nya, mungkin lebih nyeleneh malah lebih artistik kesannya..:D

    lindy: gue lagi postpone dulu jadi bencongnya..hihi

    amal: i know i know…:)

  16. manjakartacosmo says:

    Mungkin lebih Indonesiana dengan tambahan motif batik.

  17. sleepybeauty says:

    nah kalo aku termasuk yang mana dong, kerja di bank tapi bagian renovasi gedung
    walhasil selalu ninggal hiheels di kantor buat meeting doang

Leave a comment...

Login or Register to post a comment.

Trackbacks/Pingbacks

Editor's Corner

1. The Sporty Fragrance Note: A floral citrus fragrance combining grapefruit and blue lotus, resulting in a vibrant and energetic fragrance. Nopai's Review: I never really considered ...
There are three types of Levi's CurveID jeans available: Slight Curve, Demi Curve and Bold Curve. To know more about the different type of CurveID and ...
We've also faced with terribly sad news, our Editor Rizka leaving the company to pursue career in different area. We held one exciting farewell party ...
Did you know that Fashionese Daily this year is already five years old? Such a milestone, right? It has been nothing but exciting and colourful five ...
I know, after this particular post, anyone would laugh when I throw them the idea of me going on a living with less journey. To ...

Online Shop

Partners