Hanzky in Books & Magazine — May 22nd, 2007
I’ve been reading too many magazines lately. I thought I’d share them here with you..=)
Harper’s Bazaar. Di halaman depannya, ada Dian Sastro yang pake baju Louis Vuitton sambil jinjing tas Speedy Dentelle in Silver. This makes me wondering if she is now a spokesperson for LV or something?..anybody know?..because I think every time they have a new bag, she would be spotted carrying the bag. It happened with the Mono Stephen, the Mono Lockit and some other ones.
Ada info Marc Jacobs masuk rehab, yang udah ada info nya di FashioneseDaily dari Maret lalu dong…:D
Ada Harper’s Bazaar Beauty Award. Dari mulai award untuk night/eye treatment, sunscreen, facial mask, whitening, moisturizers, sampe make up remover, eyeliner, shampoo, conditioner and many more. If you are looking for some products to try, it would be a good way to start…hmm..or maybe we should ask Koukla to present Koukla Beauty Award..hehe..I trust her judgment more than the beauty editors…;)
Ada profile duo tentang Rosihana Silalahi dan Biyan Wanaatmaja, belum baca sih sebenernya tapi seperti nya menarik. Fashion spread nya yang berjudul Perspektif budaya juga keren.
Femina. Di rubrik inspirasi gaya, ada Dian Sastro juga dengan style nya yang di beri label Boho Chic, but I fail to see what is so boho about the outfit. She was wearing skinny jeans, patent leather pumps and carrying a black birkin. I don’t know, maybe it’s the vest? or the two necklaces she was wearing??..Either way kayanya masih jauh dari bohemian gaya nya. She looks too polished to be called boho chic, not just in that particular outfit but also in her everyday style. I mean, I think her style is alright, it’s just not boho. Di halanan itu juga ada kesalahan s tentang informasi tas yang di pajang tuh..harusnya YSL downtown bag, bukan LV.
Di rubrik rupa rupa ada artikel tentang hubungan beberapa ibu yang superwoman dengan anaknya. Salah satu nya Ratna Sarumpaet si pekerja seni yang juga aktifis kemanusiaan, dengan anak perempuannya Atiqah Hasiholan. Atiqah ini main di Berbagi Suami, and quite a rising star, a really pretty and sweet girl I might add.
Di rubrik anda & dia, ada cerita tentang selingkuh. Bukan, bukan selingkuh ke lain hati, tapi selingkuh yang lebih sulit lagi untuk di hindari, yaitu selingkuh uang belanja dan tipu tipu dikit khas istri tentang belanjaannya ke suami nya. Ada yang bilang kalo lagi diskon gede gedean, ada yang bilang oleh oleh dari temen, ada yang pura pura bloon “ah enggak ini barang lama kok”..hihihi. It’s interesting, something that I’m sure a lot of married women can relate to..:D
Dewi.Rubrik gaya nya menampilkan profil Manda & Jana Soekasah, the twin daughters of Ghea Soekasah. They are literally in every other magazine every month, maybe they are the most recognizable socialite in town? I think they used to do some modeling too way back in the days. Anyway, style nya mereka, baru deh kalo menurut saya bisa di bilang boho chic. They wear lots of vintage and ethnic jewelry and clothes. Dan juga kayanya bukan style nya aja yang berbau bohemian tapi juga lifestyle nya, their way of life. Now they are doing accessories line called PERNIK-ETNIK that will be marketed in department stores.
Ada artikel tentang fefleksi gaya urban 5 kota mode; New York, Paris, London, Tokyo, Milan. Ha, which city is more ‘you’? Sayang saya belum baca lengkapnya sih…:D
female. I like the photo shoot with Dewi Rezer, love the lighting and the color palette. There’s also a fashion spread titled classic fever ‘gaya 80 an’ which makes me think if there really is something classic from the 80s that I didn’t know about?!
‘
Anyway, jadi edisi ini cerita nya di beri tema ‘the shape issue’. Jadi ada fitur tentang model model baju yang menunjang bentuk badan. Sayangnya bentuk badan yang di jadiin contoh itu Beyonce - Hourglass, Elizabeth Hurley - Inverted Triangle, Jennifer Lopez - Triangle, dan Cameron Diaz - Rectangle. Memang sih bentuk badan mereka beda beda, tapi tetep aja ada satu kesamaan; they have a sizzling hot body, something that regular people like us don’t. Coba perumpaannya jangan sama selebriti hollywood yah, tapi lebih ke real people dengan bentuk badan yang beragam, kayanya bakalan lebih membantu. Kaya di majalah Vogue edisi April juga tema nya tentang loving your body. Tapi yang di jadiin contoh lebih dekat lah ke dunia nyata, ada yang bertubuh besar, kecil mungil, tinggi langsing, tinggi kurus sampe yang hamil juga ada.
Oh btw, di smart buys nya ada ankle strap shoes bebatuan dari linea yang baguuss sekali..=)
Eve. The letter to editor caught my attention. Ada yang komplain kalo baju yang di tampilkan mahal mahal, padahal kan nggak semua yang baca Eve bisa mengeluarkan uang 3 juta untuk beli satu atasan. Iya bener juga sih..mungkin juga cuma segelintir aja kan dari pembaca nya yang memang profil belanja nya seperti itu. Dan ini bukan berlaku untuk majalah Eve aja sih, karena kayanya Eve lumayan sering juga nampilin barang barang ITC, tapi untuk kebanyakan majalah lainnya, luar dan dalam negri. Kan suka ada tuh rubrik seperti ‘get the look for less’. Tapi tetep aja look for less nya masih kelewatan mahal.
Anyway, I like the ‘one sunny day’ fashion spread that was done by Novita, but the ‘back to print’ one (not done by her) is dissapointing. The whole combination, from the clothes, the pose, the model to the accessories and the angle the pictures was taken didn’t look tasteful at all.
I usually like Eve, but this issue is, just like the other fashion spread, disappointing. Too many translated articles and more focus on celebrity. I thought they place emphasis on real women, no?
A+. Covernya Karenina. Edisi ini menarik sekali, banyak ngebahas tentang fashion. Ada artikel tentang the rise of Asian-American Designer (Vera wang, Vivienne Tam, Anna Sui, Derek Lam, Philip Lim, Doori Chung). Ada juga artikel tentang ready to wear nya merk desainer lokal yang masih sedikit banget itu. Padahal harusnya dari segi bisnis, ready to wear itu menguntungkan sekali lho. Apa ini di karenakan desainer kita lebih idealis? Atau memang nggak suka atau nggak ngerti segi bisnis nya? Atau mungkin pada lebih pada fokus bikin seragam kali ya..:D.
Selain itu ada lagi artikel yang membahas tentang revolusi ready to wear/pret a porter. Ada penjelasannya juga tentang perbedaan tipe baju yang di tulis oleh Muara Bagdja yang kurang lebih seperti ini.
Couture/Adibusana: Baju yang made to order dan biasanya melewati proses fitting berkali kali, tekniknya jahitnya juga ada cara nya sendiri. Kalo di Prancis sih ada syarat syarat khusus untuk karya seorang desainer bisa di sebut Couture. Katanya kalo di Indonesia sendiri, desainer nya memang senang memberi label Couture ke karya karya nya, padahal metode pembuatannya sama aja kaya baju biasa.
Pret a porter/Ready to wear: Baju baju fine apparel dari desainer beken yang siap pakai seperti Chloe, Dior, Burberry, Marc Jacobs, Chanel, Prada, etc. Juga contemporary lines seperti second line nya desainer2 (See by Chloe, Marc by Marc Jacobs, DKNY by Dona Karan, etc) juga desainer lain seperti Nanette Lepore, Tahari, James Perse, Tory Burch, Ella Moss, etc.
Massal: The clothes that most of us wear. Apalagi kalo bukan Forever 21, H&M, Zara, Mango, GAP, etc..:D
Ada fashion spread nya tentang night crawlers yang di ambil di Hong Kong, bagus sih, sensual dan berani banget. Ada juga Hang over with mango featuring Davina and Indah Kalalo. Ada Indah di foto dengan pose memegang rokok, sesuatu yang jarang terjadi.
————
Untuk majalah fashion kayanya memang A+ ya juaranya..it’s less mainstream dan isinya informatif.
So..what magazine have you read recently? Anything interesting there? What’s your favorite Indonesian Magazine??
Add yours 16 comments for this entry.
alaya
i just wonder, how do you get those indonesian magazines?
May 22nd, 2007 at 11:39 pm
Opi
Hmmm, hampir sama aja, tiap bulan pasti beli Female sama Eve.

Yang ngga boleh kelewat juga biasanya majalah kesehatan kayak Fit atau Shape. Btw, mau ngasih saran nih.. Di web ini belom ada artikel tentang kesehatan, ya..? Biar tambah cantik. Hehehe..
May 23rd, 2007 at 12:07 am
fashionista!
same with alaya, loe dpt majalah indo dari mana hanz? nyokap lagi dateng ya? (hihi sok tau). gw sih JJ, kl indo mag ganti2, dewi, harper’s,eve,female. eh bukannya bakal ada interview loe sm siapa gw lupa deh, di majalah dewi kl ga salah? edisi depan lagi ya?. by d way,is there any new bag for ur bday present or anything u bought lately? hihi…post donk…
May 23rd, 2007 at 12:50 am
Lorelai
Iyah,
gimana dapetnya? gw aja kalo pengen majalah indo (minta dikirimin), pesen bulan januari dapetnya bulan maret ato april.
Anyway, I am very aware of fashion and like to read this kind of magazines. HOWEVER, believe it or not I read GATRA and TIME back then in Indonesia. Still now reading their web..
Hahhahahahahahaa.. padahal gw golongan putih dan anti politik..
hipokrit skali..
Cosmopolitan and Vanity Fair is in my list as well
May 23rd, 2007 at 12:52 am
modjo
I have no spesifik fav Indo mag… kalo lagi pengen pasti beli.. Ini kalo pas lagi di indo lhooo, disini mah paling beli Glamour, Elle, Cosmo dan kadang O-mags..
Tapi memang bener kok, kadang memang baju2 yang diliatin itu sangat amat mahal misalnya untuk sebuah rok bisa sampe 4 jt.
Dan buat aku juga sedikit engga fair, karena mereka mengutamakan ukuran petit…
Makanya kalo beli majalah wanita itu harus kuat mental, krn kalo engga pasti kita jadi pengen menjadi sesuatu yang totally bukan kita…
May 23rd, 2007 at 2:19 am
siasisten
alo..alo.. uda lama ga ikutan ks komen..
havent been reading any of them lately except for the indonesian bridal mags since i was looking for some kebaya inspirations ;P lol.. i used to love Djakarta! but it’s gone now, an im an avid reader of gatra, tempo and kompas esp the kompas style section! (ga tau deh ms ada ga kolom itu skrg).. & my dad brought this jakarta post weekend magazine which i think looks similar to the NY Times magazine. Their fashion features r not dissapointing.. all articles (all in english) & styling are done by samuel mulya..indonesian elite senior fash editor & a dewi alumn.. *no wonder* pls do check it out!
besides that i still cant figure out my favorite indo fash mag, femina group titles *femina & dewi* are strong market leaders altho having working with them in the past, it still doesnt make them my fav..hehe, bazaar has good styling thx to micheal pondaag but most of its content r taken from american bazaar which is lousy, a+ was good back in the days when they 1st started.. n the new comers r becoming so mass with their nylon-type of styling, there was this pocket size mag from bandung called ripple i think, which was a pioneer before a+, neo, & other followers
referring to the exclusive price issue, what could we expect? fashion is not a cheap lifestyle..whether high fashion, street, or vintage.. it still is financially consuming.. i think we would need an indonesian shopping mag like lucky or marie-claire to overcome that price gap!
btw, last nite i went to support ardistia on gen art, she was one of the finalist.. dont forget to mention it on ur dewi article
May 23rd, 2007 at 8:02 am
tari
Time magazine dan kadang majalah fashion lokal.Femina suka baca online.
May 23rd, 2007 at 8:12 am
sLesTa
buat alaya & opi… iya tuh, hani lagi ada yang dateng bawain majalah.. hehehh.. *sok tau ya gue*..
May 23rd, 2007 at 8:52 am
hanzky
alaya: iya al, ada yang dateng, hehe..tapi kadang gue emang suka di kirimin sih..:D
opi: waduh, artikel tentang kesehatan ya?..heheh..saya sendiri jarang banget baca baca informasi tentang kesehatan (hiks!), tapi nanti kalo nemu yang bagus boleh deh di post di sini. makasih ya pi sarannya..=)
alice: enggak nyokap gue lagi nggak ada di sini (i wish!). gue belum di kabarin lagi tuh mau di masukin ke edisi kapan, nanti kalo udah gue kasih tau ya. bday present?..heheh..ntar yaa gue posting..;)
lorelai: iya di kirimin, heheh..yang ini edisi may sama april kok. kalo enggak bisa juga baca di http://www.cepeceng.com, ada fee nya sih perbulan tapi worth it kalo memang seneng ngikutin perkembangan berita di majalah majalah.
modjo: beli nya tergantung cover nya ya? kalo gue memang a self proclaimed magazine whore, jadi semuanya di beli..heheh kecuali cosmopolitan, gak tau kenapa i never like that magazine.
siasisten: wahh you’re getting married? big congrats yahh, being married is awesome..=), mudah2an semuanya lancar. when is the big day?
iya sih bener, fashion is not a cheap lifestyle dan majalah kan nggak bisa dong majang barang barang yang udah sale, heheh, and sometimes they have to do advertorial too jadi ya gimana lagi namanya di bayar..cuma suka sebel aja kalo suatu barang yang lumayan mahal di bilang “..for $50 a piece, you can stock up” atau ..” it’s a steal for $300″, padahal cuma sheer blouse gitu aja. mungkin menurut editornya sendiri juga nggak murah, but a job is a job, jadi nya mau gimana lagi. btw, how did ardistia do on the competition? she sent me the invitation too tapi ya jelas nggak bisa dateng..hehe..
tari: mbak, majalah majalah sana pasti keren keren yahh…=)
slesta: hihi iya bener lagi shin, mama nya manda 2 minggu yang lalu kan kesini dan bawain gue majalah2 ini…heheh…:D
May 23rd, 2007 at 2:33 pm
Koukla
Reading women/fashion magazines is part of my job, jadi mau nggak mau mulai dari bazaar, dewi, cosmo, female, her world, a+ dll gue baca tiap bulannya. Tapi dari majalah2 itu yg biasanya bener2 gue baca tiap artikelnya adalah..Femina! It’s more out of habit sih karena gue udah baca Femina dari jaman smp karena nyokap gue langganan udah puluhan tahun. Admittedly, they don’t have the best fashion & beauty articles (biasanya standar bgt atau rada tua). Tapi untuk artikel2 lainnya (women issues, family, etc) kualitasnya masih susah disaingi sama majalah2 franchise itu, terutama dari cara nulisnya. Entah kenapa bahasa yg dipake Femina itu terkesan sangat akrab & enak dibaca.
Gue juga sempet suka Eve, walaupun gue setuju sama elo akhir2 ini mereka menurun kualitasnya. A+ juga gue suka mostly karena fashion spreadnya (bener juga sih Siasisten, emang lama2 mereka kayak Nylon bgt)
Oh and I read Tempo regularly too. I dont always have time to read newspaper daily, nah enaknya kalo baca Tempo ini semua issue2 penting udah dikumpulin di 1 majalah dan biasanya pembahasannya juga lebih dalam.
May 24th, 2007 at 12:21 am
delusionir
hello..
i guess dian is some sort of endorsement for LV (it’s just my speculation) coz it seems she gets invited a lot to their store openings in asia.. i saw her in the LV store opening in Malaysia wearing a very pretty LV dress.. i cant say for sure tho..
May 24th, 2007 at 8:02 am
velasss
ah dian…dia kan mention di majalah mana gitu, bahwa her hobby now is investing in branded items. such as LV, hermes, and chanel. keren juga punya hobby kyk gitu yah. i wonder where’s the innocent naive humble dian yg dulu maen di AADC. skrg sih dia all polished up, and branded. trus often spotted in most socialite events hehehe. no wonder if she’s spotted in LV event all the time. like i said, she told public she’s a fan. so she must shop there a lot. sekalian aja diexpose ama magz dia wearing LV. bisa2 dia dah kyk ‘free’ ambassardor for LV tuh hehehe….
btw, kalo majalah indo, for fashion, i like buying n reading Eve, female, her world, dewi, and bazaar. tapi bykn her world ama females suka mirip2 sih isinya. i like bazaar and eve.
kalo di US, gue sukanya elo tau dongggg…Lucky, Marie Claire, Allure, and Glamour.
gue baca majalah lainnya sih selain fashion. kalo di indo, gue pasti beli majalah PROPERTI/BISNIS PROPERTI hihihi…ini u/ kebutuhan informasi bisnis gue since almost all my clients dari property industry sih, trus gue baca TRUST, swasembada, bisnis ekonomi. yah gitu deh yg berbau2 news, sama udah pasti kompas.
btw, gue cuma suka FREE magz indo satu, yaitu AREA. hehehe…yg laen isinya betein sama semua gak ada mutuw menurut gue. dan isinya gak konsisten. dulu ada majalah namanya DJAKARTA. gue suka banget tuh. tapi gak ada lagi kyknya skrg. eh iya, gue juga langgangan majalah CONCEPT, mjlh designnya indonesia. secara gue agency gitu loh hehehe…
kalo di US, yah paling baca koran lokal, or baca newsweek, time, and of course the daily gossipnya tuh apa yah US Daily or apa lah gitu…hahahahah anything yg menghibur u mengetahui gosip2 terakhir selebritis hollywood kekeke….
oh iya, tergantung kebutuhan. kalo gue lagi pengen cari tau ttg subject tertentu, gue pasti beli majalh2 yg mengenai subject itu. kayaknya misalnya gue lagi pengen cari tau ttg arsitek2 or interior tips bla bla…gue baca LARAS or ASRI, or read martha steward mags, or HOME magz apa gitu deh hihihi…
jadi yah pretty much i have lots of magz around me. gue ignet dulu pas tiap kali awal bulan, gue ke borders, yg kasirnya pasti apal ama gue, karena gue pasti bawa setumpuk magz…bisa sampe selusin gitu or more!! yg ada pas mo pindahan, gue harus menghibahkan magz2 itu ke siapa. karena ada puluhan maybe ratusan di apt gue…sayang dibuang, jadi gue hibahin hehehe….udah kyk taman bacaan deh.
May 24th, 2007 at 9:51 am
yanti
gw langganan femina sampe skrg, bukan krn fashionnya tp krn artikel2 lainnya yang ‘membumi’, tp tetep ga norak kayak beberapa majalah ibu2 lainnya.. hheheh..
female juga gw suka baca. kadang gatra/tempo.
May 24th, 2007 at 7:43 pm
Anonymous
Aku sih baca majalah paling kalo lagi di salon aja atau dipinjemin orang….hihihi. Kayanya isinya gitu gitu aja, nggak ada yang pas buat aku. Blog kaya gini kayanya lebih efektif buat aku karena lebih informal dan informatif dari pada majalah2 pada umumnya dan lagi pembaca bisa lebih interaksi, dan bisa baca kapan aja kalo lagi iseng di computer.
W, Bdg
May 24th, 2007 at 9:20 pm
hanzky
Koukla: Iya bener, gue juga suka artikel artikel di femina, bahkan cerita tentang artis artis nya juga enak di baca dan bisa nampilin sisi lain dari si artis tersebut. artikel lainnya juga lebih ke hal hal yang terjadi di keseharian kita. ya salah satu nya selingkuh belanja itu, hehe.
delusionir: hello juga. i just remember that she went to the LV opening in Tokyo a while ago. So maybe she is, afterall?..
Ella: hihi dian yang anak kuliahan udah long gone, mungkin emang dia lagi ganti image kali, untuk ngilangin image AADC nya itu. Her world gue jarang banget baca. Kalo majalah sini sih udah pasti lucky yaaa. Kalo majalah laen gue cuma baca SWA aja yang setiap edisi. Majalah lainnya ya kalo nemu aja..hehe. Elo dulu majalah bukannya di kliping gitu artikel2nya la?
Yanti: iya sama kaya komennya koukla ya. gue juga suka femina kok untuk artikel2 nya, journalist nya memang ok ok..
Anon: haha, iya bener tuh di salon memang salah satu cara yang efektif untuk catching up sama majalah2..
May 24th, 2007 at 10:26 pm
thornandes james
for Bazaar:
utk berita marc jacobs, wajar lah, melihat bazaar itu ngebikin 2 months earlierutk edisi yang akan terbit. . or at least 1,5 month. . utk dian sastro, hmm dibilang spoke person sih bukan kli ya belum sampai tahap itu, hanya sebatas ambassador dari LV I guess. . soalnya gak setiap acara LV dia ada sih. . ntar deh gw tanyain sama org dlm LV
Utk Beauty awardsnya bazar, i think it’s more to a beauty list rather than beauty awards. . dan itu sebenernya hasil polling dari readernya bukan pilihan si beauty editornya. . lalu2. . ssshhh! it’s also their promotion strategy to their client. .
For Dewi:
Manda & Jana is quite well known socialite di Jakarta plus they’re twins. . jadinya yah sering aja diserbu sama local magz. . anyway mereka juga lagi terlibat di beberapa project kerjaan gt kyk pembuatan Taman Menteng yang kemarin baru diresmiin, plus they’re working with their mom, jadi gw rasa skalian utk promosi label nyokapnya sih. . one smart way. . lagi pula orangnya juga enak dan baik kok. .
For A+:
gw pribadi sih makin kesini makin kurang suka sama A+, i used to be an A+ fanatics. . stylingannya (yang lokal bukan yg di hong kong)gw agak kurang suka. . fyi, klo pose dengan rokok2 itu gw sih sudah melakukannya dari 2 tahun lalu. . huhuhuhu. . so it’s not a new things again for me. .
gw sendiri, lg jarang baca2 majalah. . especially lokal, since gw udh masuk kerja di media jdnya gw cuma baca majalah luar aja. . hihiihihi
anyway, emang lo gak di Indo ya? dimanakah? ?
May 24th, 2007 at 11:50 pm